Airlines

ANA Holdings Ambil Utang Rp48,3 Triliun

Share

Perusahaan induk All Nippon Airways ‘ANA’ telah memutuskan untuk melakukan putaran baru pembiayaan utang dari Development Bank of Japan, sebesar 350 miliar Yen ($ 3,3 miliar) atau sekitar Rp48,3 triliun.

Perjanjian tersebut tunduk pada batas waktu pinjaman 29 Juni dan pembiayaan utang akan dilunasi dalam jangka panjang, “ditentukan melalui negosiasi dengan pemberi pinjaman”, ANA Holdings mengatakan dalam sebuah pernyataan 28 Mei.

Ini didasarkan pada rencana pembiayaan perusahaan untuk tahun buku berjalan yang berakhir pada 31 Maret 2021, yang disetujui pada rapat dewan 28 April.

ANA mengatakan, “meskipun perkiraan konsolidasi perusahaan untuk [tahun keuangan yang berakhir 31 Maret 2022] belum ditentukan pada saat ini.”

“Sementara tidak diketahui kapan wabah virus corona akan berakhir, dampak pembiayaan ini pada bisnis untuk tahun ini diperkirakan kecil.”

Pada tahun keuangan yang baru-baru ini disimpulkan, perusahaan membawa pada neraca Y843 miliar utang berbunga, yang memiliki periode pembayaran 6,5 tahun terhadap arus kas operasi.

Ini adalah 789 miliar Yen pada tahun sebelumnya, dengan periode pembayaran 2,7 tahun.

BACA:

(*)

Irfan Laskito

Editor

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Mulai 26 Jan 2022

Halim Perdanakusuma (Bandara Halim), Jakarta akan direvitalisasi mulai Rabu 26 Januari 2022. Hal ini dilakukan…

6 hours ago

Dennis Adishwarsa Jelasin Apa Itu NFT & Metaverse?

Apa Itu NFT & Metaverse? Gimana Cara Bikin NFT? Dennis Adishwarsa Jelasin Caranya. Episode terbaru…

6 hours ago

5 Artikel Pilihan Pointsgeek Minggu Ini ‘Jan 4’

Pada minggu keempat awal tahun ini, Pointsgeek memberikan informasi tentang artikel yang bisa jadi referensi…

8 hours ago

Promo PUBG Mobile 50% di UniPin dan Codashop pakai GoPay

Dompet digital GoPay memiliki promo yang memberikan cashback untuk transaksi top up PUBG Mobile di…

18 hours ago

Kapasitas Pesawat Grup Qantas Dikurangi Feb-Mar 2022?

Grup Qantas telah meninjau pengaturan kapasitas domestiknya berdasarkan keputusan Pemerintah Australia Barat untuk menunda pembukaan…

18 hours ago

Young Lex Bahas Gemini Banyak Kasus. Pak Harto Ikut Disebut

Young Lex Bahas Gemini Banyak Kasus. Pak Jokowi Pak Harto Ikut Disebut. Wah ada apa…

21 hours ago