Airlines

Gara-gara Virus Corona Cathay Pacific Suruh 27.000 Karyawan Cuti?

Share

Cathay Pacific meminta 27.000 karyawannya untuk mengambil cuti tiga minggu selama beberapa bulan mendatang, CEO perusahaan mengatakan kepada staf pada hari Rabu, ketika maskapai asal Hong Kong ini terdampak karena virus corona.

“Saya meminta kamu semua untuk membantu,” kata Augustus Tang Kin-wing dalam rekaman video, menambahkan situasi yang dihadapi perusahaan itu “sama seriusnya” dengan krisis keuangan global tahun 2009.

“Mempertahankan uang tunai kami sekarang adalah kunci untuk melindungi bisnis kami,” katanya.

Cathay ingin staf mengambil cuti secara sukarela antara Maret dan Juni, dan berharap semua staf, termasuk manajer senior, akan mengambil bagian dalam skema ini.

Maskapai telah diguncang oleh penyebaran Virus Corona, yang dimulai di pusat kota Wuhan Tiongkok.

Hal ini telah mempengaruhi perjalanan udara, dengan banyak traveler yang membatalkan perjalanan ke destinasi yang terkena dampak dan pembatasan di seluruh dunia pada orang-orang yang baru-baru ini mengunjungi daratan Tiongkok.

Sejauh ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 24.500 orang, dan menewaskan hampir 500 orang. Pada hari Selasa, ia mengklaim korban pertamanya di Hong Kong.

Tanggapan Pramugari

Seorang pramugari Cathay Pacific, berusia 30-an, mengatakan skema cuti khusus itu masuk akal, tetapi ia juga mengeluh kepada maskapai karena tidak menyediakan masker wajah yang cukup untuk melindungi kru dalam penerbangan karena virus corona.

Cuti tiga minggu tidak akan menimbulkan beban keuangan yang besar, kata pramugari yang ingin tetap anonim, tetapi menyerukan maskapai penerbangan untuk membayar staf kembali ketika bisnis rebound.

Dalam video Rabu, Tang mengatakan liburan Tahun Baru Imlek baru-baru ini, yang biasanya merupakan salah satu waktu paling menguntungkan tahun ini bagi maskapai ini, adalah “salah satu yang paling sulit … yang pernah kita miliki.”

Dia mengakui “penurunan besar dalam jumlah pengunjung” ke dan melalui Hong Kong, daratan Tiongkok, dan banyak negara lain di dunia.

“Kami tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung,” kata Tang, seperti dilansir laman SCMP.

BACA:

Batas Top Up Menggunakan Dompet Digital OVO

5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi OVO

Punya Poin Klub Bunda SGM Bisa Dapat Motor Matik

Starbucks Card Bikin Ngopi di Coffee Shop Jadi Lebih Menguntungkan!

5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi DANA

(*)

Irfan Laskito

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

Traveloka Eats Diskon 20% pakai BCA OneKlik

Bank BCA memiliki promo yang memberikan diskon untuk produk Covid Test dan Traveloka Eats Kamu…

12 hours ago

AirAsia Raih Best Low-Cost Airline 10 tahun Berturut-turut

AirAsia sekali lagi meraih penghargaan Best Low Cost Airline dalam perhelatan Business Traveler Asia-Pacific Awards…

13 hours ago

Luna Maya Minta Deddy Corbuzier Lawan Raffi Ahmad: OGAH!

Pada lanjutan part 1 TS Talks with Deddy Corbuzier, kini pada part 2 Deddy Corbuzier…

13 hours ago

Cicilan BCA 0% di Astindo Virtual Travel Fair 3-7 Nov 2021

Astindo memiliki Travel Fair yang memberikan diskon untuk ke berbagai destinasi dunia pada bulan November…

13 hours ago

Qantas Buka Lounge Transit di Bandara Internasional Darwin

Qantas akan membuka lounge atau ruang tunggu sementara untuk melayani pelanggan yang memenuhi syarat yang…

13 hours ago

Harga Terbaru Tes PCR Rp275.000 per 27 Okt 2021

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menetapkan harga Tes PCR terbaru seharga Rp275.000 untuk Pulau Jawa dan…

1 day ago