Airlines

Libur Idul Fitri Maskapai Dilarang Angkut Penumpang?

Share

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Pada peraturan ini terdapat larang maskapai untuk mengangkut penumpang selama masa berlakunya peraturan yaitu 6 Mei hingga 17 Mei 2021 atau libur Idul Fitri.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto mengungkapkan, pelarangan berlaku bagi angkutan niaga dan bukan niaga.

Selanjutnya, operator yang akan melakukan penerbangan yang dikecualikan, dapat menggunakan izin rute eksisting atau mengajukan flight approval (FA) kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Pengecualian pada angkutan udara diberlakukan bagi:

  • Pperasional kedutaan besar, konsulat jenderal, dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional;
  • Operasional penerbangan khusus repatriasi; operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat;
  • Penerbangan pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan;
  • Operasional angkutan kargo;
  • Serta operasional angkutan udara perintis operasional lainnya dengan seizin dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Pengawasan dilakukan oleh Ditjen Perhubungan Udara, penyelenggara bandara, Pemda, dan Satgas Covid-19, yang dilakukan pada pos koordinasi atau cek poin di terminal bandara.

Selain itu, transportasi lain juga termasuk dalam peraturan ini seperti moda darat, laut, udara dan perkeretapian.

Pengecualian terhadap aturan ini diberlakukan antara lain untuk penumpang yang memenuhi kriteria khusus seperti perjalanan dinas, bekerja, atau kondisi mendesak seperti: melahirkan dan kondisi sakit.

Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, angkutan darat yang dilarang pada masa pemberlakuan aturan ini yaitu:

  • Kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang,
  • Kendaraan bermotor perseorangan dan jenis mobil penumpang,
  • Mobil bus dan kendaraan bermotor,
  • Serta kapal angkutan sungai, danau dan penyeberangan.

Dirjen Budi menambahkan, pengecualian diberlakukan bagi masyarakat dengan kepentingan tertentu seperti:

  • Bekerja atau perjalanan dinas untuk ASN, Pegawai BUMN,
  • Pegawai BUMD,
  • Polri,
  • TNI,
  • Pegawai swasta yang dilengkapi dengan surat tugas dengan tandatangan basah dan cap basah dari pimpinannya,
  • Kunjungan keluarga yang sakit,
  • Kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal dunia,
  • Ibu hamil dengan satu orang pendamping,
  • Kepentingan melahirkan maksimal dua orang pendamping, dan
  • Pelayanan kesehatan yang darurat.

Sedangkan, pengecualian kendaraan diberlakukan bagi:

  • Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI,
  • Kendaraan dinas operasional,
  • Berplat dinas,
  • TNI,
  • Polri,
  • Kendaraan dinas operasional petugas jalan tol,
  • Kendaraan pemadam kebakaran,
  • Ambulans dan mobil jenazah;
  • Mobil barang dengan tidak membawa penumpang;
  • Kendaran yang digunakan untuk pelayanan kesehatan setempat seperti ibu hamil dan anggota keluarga intinya yang akan mendampingi,
  • Kendaraan yang mengangkut pekerja migran indonesia warga negara Indonesia dan mahasiswa pelajar di luar negeri,
  • Pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah sampai ke daerah asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengawasan di lapangan akan dilakukan polri dibantu TNI, Kemenhub, dan Dinas Perhubungan di daerah, untuk kendaraan bermotor umum dan kendaraan bermotor perseorangan.

Adapun titik penyekatan akan dilakukan di 333 titik pada akses utama keluar dan masuk jalan tol dan non-tol, terminal angkutan penumpang, pelabuhan sungai, danau, dan penyeberangan.

BACA:

Irfan Laskito

Editor

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

Mie Nyemek Touci (Tomat Udang Cumi) ala Patricia Panigoro

Mie Nyemek Touci (tomat udang cumi) ala Patricia Panigoro? Hmm, sepertinya lezat nih mie nyemeknya.…

4 hours ago

HUT CIMB Niaga ke-66 Garuda Indonesia Diskon Rp660.000

Sambut kemeriahan HUT ke-66, CIMB Niaga memberikan diskon atau potongan harga untuk tiket Garuda Indonesia.…

5 hours ago

5 Artikel Pilihan Pointsgeek Minggu Ini

Pada minggu ini 25 September 2021, Pointsgeek memberikan pilihan artikel yang bisa kamu baca. Dari…

5 hours ago

Diskon Hotel, Vila dan Apartemen Rp900 Ribu di Traveloka

Traveloka memiliki promo 'PayDay Sale' yang memberikan diskon untuk hotel, vila, dan apartemen. Kamu bisa…

5 hours ago

Cara Tepat Daftar GoPayLater

Supaya memberikan rasa aman dan nyaman pada setiap transaksi GoPayLater, pendaftar perlu menyertakan identitas. Hal…

5 hours ago

Diskon Rp2 Juta Tiket Garuda Indonesia di DBS Travel Deals

Beli tiket di aplikasi Fly Garuda dan www.garuda-indonesia.com dengan Kartu Kredit digibank. Kamu bisa mendapatkan diskon dengan…

19 hours ago