Airlines

Terbang Praktis, Mudah & Aman Melalui App Check-in

Share

Setiap download mobile apps Lion Air dan Batik Air untuk proses check-in, penumpang akan mendapatkan tambahan gratis bagasi 2 kg (dua kilogram).

Lion Air Group menghadirkan dan menyediakan fasilitas terbaru pada perangkat Mobile Apps.

Hal ini untuk menawarkan kemudahan para tamu (calon penumpang) saat melakukan pelaporan mandiri (App Check-in) sebelum keberangkatan.

Layanan “App Check-in” terbaru yang memiliki keunggulan dengan nilai lebih “praktis atau tak perlu repot-repot lagi melakukan check in di bandar udara.

Serta mengurangi kontak dengan keramaian atau mengurangi antrean”.

Sehingga menambah pengalaman sebelum terbang atau “pre flight” yang akan melakukan penerbangan Lion Air Group.

Download Mobile Apps sekarang! dari platform OS Android pada Google Play Store dan iOS melalui aplikasi Apple Store.

Proses App Check-in lebih cepat, langkah praktis sebagai berikut:

  1. Buka Mobile Apps dan pilih menu Online Check-in
  2. Masukkan kode pemesanan (booking reference number/ PNR) pada tiket yang terdiri 6 (enam) karakter yaitu 6 huruf kapital dan nama belakang (last name) atas nama tamu yang akan melakukan penerbangan.
  3. Pahami tentang barang bawaan yang memenuhi aspek ketentuan keselamatan penerbangan (apakah tergolong barang berbahaya atau tidak).
  4. Pilih “lanjut” (continue) untuk proses check-in dengan memilih penerbangan dan nama tamu sesuai pada tiket yang akan mengikuti penerbangan (klik untuk memberi tanda centang pada kolom).
  5. Proses check-in selesai.

Ketentuan App Check-in dari Mobile Apps

  1. Para tamu (penumpang) yang memiliki tiket penerbangan Lion Air Group rute dalam negeri.
  2. Para tamu secara personal (perseorangan) atau pembukuan maksimal 10 orang (group booking)
  3. Dapat dilakukan 2 (dua) – 6 (enam) jam sebelum keberangkatan.
  4. Berada di ruang tunggu (waiting room) terminal bandar udara yaitu 40 menit sebelum keberangkatan.

Layanan App Check-In,  tidak tersedia untuk:

  1. Para tamu dengan jumlah penumpang dalam satu tiket lebih dari 10 orang (group booking)
  2. Para tamu yang membutuhkan bantuan khusus di bandar udaraa misalnya; penumpang dalam kondisi hamil, Unaccompanied Minor (UM) atau anak-anak berusia kurang dari 12 tahun yang bepergian sendiri, membutuhkan kursi roda, stretcher case atau penanganan khusus lainnya.
  3. Para tamu dengan penerbangan lanjutan beda maskapai (airlines). Sebagai contoh penerbangan dari Batik Air (ID) dilanjutkan Lion Air (JT), Wings Air (IW) atau maskapai lainnya.
  4. Kategori bayi di bawah 2 tahun yang tidak menempati tempat duduk

Informasi detail electronic boarding pass (e-boarding pass) atau lembar digital untuk penerbangan:

  1. a)Nomor penerbangan, rute dengan 3 kode bandar udara, waktu keberangaktan (hari, tanggal) dan kota asal.

Contoh: ID-6220 (sebagai nomor penerbangan), CGK-PNK (rute dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta CGK tujuan Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak PNK).

02 Nov 2021 (waktu keberangaktan)

Dari (from) Jakarta (menunjukkan kota asal)

  1. b)QR CODE (kode QR)
  • Berfungsi untuk pemindaian (scanning) saat petugas melakukan pengecekan, akan muncul informasi tentang penumpang. Selain itu, dapat digunakan untuk mencetak ulang boarding pass di bandar udara, jika tamu membawa bagasi tercatat yang harus dilaporkan ke petugas di meja pelaporan (check-in counter).
  • Jika tamu tidak membawa bagasi, maka langsung menuju ruang tunggu (boarding gate/ waiting room).
  1. c)TIME, menunjukkan waktu boarding (masuk ke pesawat udara), format waktu tersebut adalah waktu lokal bandar udara keberangkatan.

Contoh: 12:40

  1. d)GATE, menunjukkan kode atau nomor pintu ruang tunggu keberangkatan menuju pesawat udara.

Contoh: E7

  1. e)TERMINAL, menunjukkan terminal keberangkatan di suatu bandar udara.

Contoh: 2E

  1. f)PNR, dikenal sebagai kode reservasi (booking code) merupakan kepanjangan dari Passenger Name Reference (Referensi Nama Penumpang).

Contoh: ABCDEF

  1. g)PASSENGER, nama tamu yang akan berangkat (format: nama belakang, nama depan), harus sesuai dengan Identitas valid/ resmi seperti KTP, passport.

Contoh: Prihantoro, Mr Danang Mandala

  1. h)SEAT, menunjukkan nomor kursi yang akan digunakan pada penerbangan.
  2. i)CARRY ON BAGGAGE, menunjukkan batas maksimal ukuran dan berat barang bawaan yang diperbolehkan untuk dibawa ke kabin pesawat, yaitu 7kg.
  3. j)CHECK-IN BAGGAGE, menunjukkan jumlah batasan gratis bagasi tercatat yang harus dilaporkan ke petugas, tamu kelas bisnis 30kg dan tamu kelas ekonomi 20kg.

Mobile Apps dirancang tampilan interface yang lebih segar (fresh) dan mudah digunakan (user-friendly).

Hal ini bagian dari upaya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada setiap tamu.

Khususnya dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih ketika mengakses informasi layanan serta rencana penerbangan dalam satu genggaman dan tepat waktu “mobile & realtime”.

BACA:

Irfan Laskito

Editor

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

China Airlines Selesaikan Pesanan 24 Boeing 787 Dreamliners

Boeing dan China Airlines mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan pesanan hingga 24.787 Dreamliner. Hal ini…

10 hours ago

Boeing Kirim Pesanan 737-800 BCF ke-100 ke AerCap

Boeing dan AerCap mengumumkan pengiriman pesanan dari 737-800 Boeing Converted Freighter 'BCF' kontrak ke-100 kepada…

1 day ago

easyJet Tingkatkan Armada A320 Dengan DPO

easyJet akan meningkatkan armada A320 Family-nya dengan “Descent Profile Optimisation” (DPO) Airbus. DPO dapat peningkatan…

1 day ago

AirAsia Buka Lagi Penerbangan Rute Kuala Lumpur ke…

AirAsia kembali melayani penerbangan internasional di Banda Aceh, Padang dan Pekanbaru dengan membuka rute ke…

1 day ago

Arti Open Relationship di Mata Erika & Rachel Venya

Bahas soal open relationship, Eri Carl saranin Rachel Vennya balikan sama Okin? Hmm, kira-kira apa…

1 day ago

TGIF Garuda Indonesia Diskon Tiket Rp400.000

Garuda Indonesia TGIF kembali lagi dengan diskon tiket untuk penerbangan domestik menggunakan kartu kredit bank…

1 day ago