Airlines

Tiongkok Perpanjang Batas Waktu Penerbangan Internasional

Share

Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC) pada hari Selasa mengeluarkan pemberitahuan bahwa ia memperpanjang kebijakan Five Ones “penerbangan internasional” hingga Oktober 2020.

Dengan kebijakan ini, “jika tidak lebih lama” maskapai tidak boleh menjual tiket untuk penerbangan yang tidak akan terjadi.

Banyak maskapai mulai mempublikasikan jadwal tentatif untuk musim panas ini dan musim gugur yang sudah termasuk penerbangan ke beberapa kota di Tiongkok.

Namun, harapan-harapan ini sekarang dihancurkan setidaknya sampai Oktober 2020, kalau tidak diperpanjang.

Five Ones memungkinkan setiap maskapai penerbangan Tiongkok untuk terbang satu rute seminggu sekali ke salah satu negara. Maskapai asing dapat mengirim satu penerbangan dalam seminggu ke satu kota di Tiongkok.

Berita itu datang sebagai pukulan bagi banyak orang asing yang bersemangat menunggu akhir dari larangan visa Tiongkok, karena itu menunjukkan bahwa kembali ke Tiongkok bisa sulit.

Akibatnya, banyak konsumen diberi harapan palsu naik penerbangan internasional yang tak terhindarkan ketika penerbangan dibatalkan.

CAAC secara efektif menghentikan praktik ini, dan melarang maskapai untuk menjual tiket sebelum penerbangan dilanjutkan.

Kesimpulan

Ada berita yang keluar dari Taiwan awal minggu ini bahwa mereka tidak berencana untuk mengizinkan kedatangan wisatawan asing sebelum Oktober tahun ini (tentang waktu yang tepat untuk gelombang musim gugur kedua Covid-19).

Tiongkok telah mengizinkan beberapa pebisnis untuk kembali dengan visa khusus, tetapi tidak akan ada perjalanan berskala lebih besar sebelum kuartal keempat tahun ini, jika tidak lebih lambat.

Kamu secara teoritis bisa mendapatkan visa Tiongkok dan memasuki negara melalui salah satu perbatasan darat dengan Hong Kong dan kemudian mengambil penerbangan domestik jika visa dikeluarkan, tetapi jadwal penerbangan ke negara itu sangat dibatasi (jika Hong Kong mengizinkan kedatangan sebelum daratan).

Dilansir laman Loyalty Lobby, saya pikir tidak etis bagi maskapai untuk menjual tiket penerbangan yang tidak akan beroperasi, karena Five Ones dan pembatasan lainnya.

Maskapai bisa menerima uang dan mungkin membatalkan penerbangan seminggu kemudian, berharap bahwa kamu membatalkan sehingga maskapai dapat menyimpan uang dan hanya memberi kamu voucher.

BACA:

(*)

Irfan Laskito

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

Cathay Gunakan Bahan Bakar Rendah Emisi di Tahun 2030

Cathay Pacific berkomitmen untuk menggunakan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan untuk 10% dari total konsumsi bahan…

16 hours ago

UN1TY Bakal Collabs dengan BTS dan Blackpink?

UN1TY bakal collabs dengan BTS dan Blackpink? Luna & Marianne support banget! Kira-kira akan terwujud…

17 hours ago

Boeing Buka Pabrik Perakitan Pesawat di Australia

Boeing dalam kemitraan dengan Pemerintah Queensland, Australia telah memilih Toowoomba sebagai lokasi pilihan. Pilihan lokasi…

19 hours ago

Airbus Uji Coba Penerbangan Paling Hemat Energi?

Airbus, Air France dan DSNA, Penyedia Layanan Navigasi Udara Prancis (ANSP), telah mulai bekerja menuju…

20 hours ago

Citilink Raih Bintang 5 Keamanan COVID-19 Skytrax

Citilink adalah maskapai penerbangan bertarif rendah kedua di dunia yang disertifikasi dengan Peringkat Keamanan Penerbangan…

20 hours ago

Diskon Rp50.000 di Traveloka Eats Pakai Mandiri

Bank Mandiri memiliki promo yang memberikan diskon untuk pembelian makanan di Traveloka Eats menggunakan kartu…

2 days ago