Airlines

WOW Air Kembali Beroperasi Setelah Bangkrut?

Share

Maskapai asal Islandia, nampaknya akan kembali beroperasi setelah menghentikan penerbangannya pada bulan Maret 2019 lalu. WOW Air akan terbang secepatnya dalam waktu dua minggu.

Asosiasi Dirgantara Amerika Serikat (AS) yang dipimpin oleh pengusaha Michele Ballarin, melaporkan telah menyelesaikan semua langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan maskapai ini untuk kembali mengudara.

Telah dikonfirmasi, pada pertengahan Oktober 2019 akan menjadi penerbangan pertama kembalinya WOW Air dengan rute Keflavik Islandia ke Bandara Washington Dulles.

Peluncuran ini nampaknya lebih lambat dari keinginan pemilik baru. Namun demikian, maskapai yang akan dihidupkan kembali ini sudah hampir siap menjual tiket dengan rute transatlantik pertamanya.

Investor dari Amerika Serikat membeli aset WOW Air yang tersisa pada bulan September, dan sekarang WOW Air telah memiliki pesawat, seragam, lisensi operasi, dan slot untuk memulai operasi pada pertengahan Oktober 2019.

Dilansir dari laman Simple Flying, US Aerospace Associates adalah perusahaan yang membeli semua yang tersisa dari WOW, dipimpin oleh ketua Michele Ballarin, juga disebut sebagai Michele Roosevelt Edwards. Pada awal September, Ballarin membayar US$ 404.000 yang dilaporkan untuk semua aset merek WOW, menurut Visir.

Pembelian tersebut termasuk seragam ungu, situs web, alat pemesanan, manual pesawat, suku cadang dan barang habis pakai. Faktanya, yang dia tidak beli hanyalah pesawat itu sendiri. WOW Air (asli), pada kenyataannya, tidak memiliki pesawat sendiri, menyewakan semua yang ia terbang dan mengembalikan pesawat sewaan pada titik kebangkrutan.

Tapi, tentu saja, maskapai lebih dari sekedar pesawat terbang. Ballarin mengandalkan semua kerja keras untuk mendirikan maskapai yang sudah melakukan banyak hal, walaupun hanya dengan pesawat, kru, dan AOC yang bisa ditemukan. Selain dari US$ 404.000 yang digunakan untuk membeli aset WOW, perusahaan telah mengindikasikan bahwa telah mendapatkan uang yang cukup besar untuk menghidupkan kembali maskapai.

Pada sebuah pertemuan di Reykjavik pada awal September, Ballarin mengatakan kepada pers bahwa dia mendapatkan $85 juta untuk pembiayaan, serta pesawat-pesawat untuk memulai operasi. Dia berkomentar,

“Tidak butuh banyak uang untuk menghidupkan kembali maskapai. Ingatlah bahwa kita tidak memulai dari awal,“

Penerbangan direncanakan akan diluncurkan hanya dengan dua pesawat, terbang dari Keflavik ke Washington Dulles.

BACA:

Informasi lain terkait loyalty program dan artikel lainnya? Yuk, baca PointsGeek!

 

Irfan Laskito

Editor

Disqus Comments Loading...

Recent Posts

Hidangan Khas Imlek di Hotel Archipelago International

Archipelago International memiliki hidangan khas dalam rangka untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Sambut Tahun Macan…

9 hours ago

Angkasa Pura Hotel Buka Wisata Kedirgantaraan?

Angkasa Pura Airports terus mendorong perluasan bisnis nonaeronautika untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan membuka wisata edukasi…

10 hours ago

Persiapan Batam & Bintan untuk Travel Bubble Dengan Singapura

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan siap mendukung pembukaan travel bubble antara Batam dan Bintan, dengan Singapura.…

10 hours ago

Air India Timbang Awak Kabin untuk Tingkatkan Citra

Air India sedang mempersiapkan diri untuk pengambilalihan Tata, dan sangat berusaha untuk menemukan kembali dirinya…

11 hours ago

Airbus Beluga Siap Jadi Pesawat Kargo Global

Airbus telah meluncurkan layanan kargo udara baru menggunakan armada BelugaST yang unik. Pesawat Beluga menawarkan…

12 hours ago

Imlek, Belanja Hemat Rp880.000 pakai Debit Digibank

DBS memiliki promo Tahun Baru Imlek yang bisa membuat belanja kamu hemat menggunakan kartu debit…

12 hours ago